SIAK War dalam Hitungan Hari: Sudah Siapkah Kamu?

Oleh Rania Salsabilla dan Aisyah Nathania




Sebentar lagi mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Indonesia (FH UI) akan kembali memulai perkuliahan untuk semester ganjil. Sebelum itu, mahasiswa FH UI diwajibkan untuk memilih kelas terlebih dahulu dengan melaksanakan SIAK War yang akan diselenggarakan mulai pagi hari pada tanggal 10 Agustus hingga 21 Agustus 2022. SIAK War merupakan istilah umum yang digunakan oleh mahasiswa UI untuk mengibaratkan pengisian Isian Rencana Studi (IRS) yang selalu bersifat ‘rebutan’. Tidak hanya itu, SIAK War menjadi sebutan untuk pengisian IRS pada awal semester sebab web yang digunakan, yakni SIAK New Generation (SIAK-NG), seringkali mengalami kendala saat pengisian IRS. Istilah ini kemudian dikenal secara turun-temurun dalam lingkup mahasiswa UI. Sistem ini digunakan sebab adanya keterbatasan kuota untuk setiap kelas dari tiap mata kuliah sehingga mahasiswa akan memperebutkan jadwal sesuai kelas dan mata kuliah yang diinginkan. Berbeda dengan program studi (prodi) reguler dan paralel, pada prodi Kelas Khusus Internasional (KKI) tidak mengenal sistem SIAK War karena sistem yang digunakan berupa paket, di mana mata kuliah yang ditempuh oleh mahasiswa disediakan secara paket untuk setiap semester.

Kali ini, Divisi Pers PERFILMA berkesempatan untuk mewawancarai Jessica Agatha (FH UI 2020) dan Rifqi Dhuha (FH UI 2021) untuk mengetahui bagaimana kesan, kendala, trik, dan pengalaman lainnya mengenai SIAK War yang telah mereka lalui. Rifqi Dhuha atau yang akrab disapa Rifqi, mengatakan bahwa terdapat perbedaan ketika melaksanakan SIAK War ketika masih menjadi mahasiswa baru dan sekarang. “Pas maba, kan, pertama kali banget SIAK War jadi perlu waktu untuk ngenalin fitur-fitur serta prosedur pengisian IRS di SIAK-NG. Selain itu, SIAK War perdana tentunya lebih terasa deg-degan. Nah, kalau di semester selanjutnya udah lebih tenang, sih, karena sudah tau strategi buat menangnya,” jelas Rifqi. Sementara itu, Jessica mengatakan ketika ia melaksanakan SIAK War pada semester satu, website yang digunakan tidak mengalami masalah sehingga ia dapat mengambil mata kuliah yang diinginkan tanpa menunggu berlama-lama.

Setiap orang berusaha untuk menghindari kekalahan dalam SIAK War akan tetapi, sebenarnya apa, sih, yang dimaksud kalah dalam SIAK War? Rifqi menjelaskan bahwa kekalahan dalam SIAK War terjadi ketika tidak berhasil mendapatkan kelas yang diharapkan. Kekalahan tersebut disebabkan telah habisnya kuota pada kelas yang diinginkan sehingga mahasiswa diharuskan untuk mengganti kelas tersebut ke kelas yang masih tersedia kuotanya. Menurut Rifqi, ketika kalah, kelas yang jarang dipilih terkadang tidak sesuai dengan kelas yang diharapkan karena hal tersebut dapat mempengaruhi perkuliahan, seperti faktor cara mengajar dosen yang kurang sesuai atau bahkan tugas yang banyak sehingga penting banget untuk menyiapkan kelas yang diinginkan dengan baik. Jangan khawatir ketika kalah SIAK War, karena tidak selamanya akan berakhir buruk. Tidak sedikit mahasiswa yang lebih menyukai pembelajaran dengan dosen yang sempat dihindari karena sesuai dengan cara belajar mereka. Pada dasarnya, hal terpenting dari suatu perkuliahan adalah materi yang didapatkan, bukan sekadar dosen yang diinginkan.

Lantas, apa saja yang harus dipersiapkan sebelum SIAK War bagi para mahasiswa? Sebelum melaksanakan SIAK War, tentunya ada beberapa hal yang harus dipersiapkan, seperti list kelas yang diinginkan, koneksi internet yang stabil, hingga mencari teman di kelas tersebut. Jessica mengatakan bahwa meminta review dosen dari kakak tingkat (kating) itu sangat penting agar dapat memiliki gambaran mengenai dosen-dosen yang ada dan bagaimana cara mereka mengajar untuk disesuaikan dengan cara belajar yang mahasiswa inginkan. Ia juga membagikan tips untuk selalu menyiapkan plan sebelum memulai SIAK War sehingga kamu tidak perlu kebingungan ketika tidak mendapatkan kelas pilihan pertama dan dapat langsung mengganti ke pilihan kedua hingga seterusnya. “Hal yang perlu dipertimbangkan adalah untuk mencari teman untuk mengikuti kelas yang sama, supaya jika terjadi sesuatu bisa saling back-up ketika kegiatan perkuliahan berlangsung,” ucap Jessica.

Jessica juga membagikan pengalamannya agar dapat memenangi SIAK War. Salah satunya adalah membuka beberapa browser sekaligus, seperti Google Chrome, Mozilla Firefox, Microsoft Edge, dan browser lainnya karena terkadang salah satunya akan lebih cepat mengakses website SIAK-NG. “Harus sudah mulai standby minimal banget satu jam sebelumnya, kemudian harus memastikan koneksi internet yang bagus, serta titip username dan password ke teman dekat agar dapat bantu back-up,” lanjutnya, ”Standby stop contact, sih, karena SIAK War biasanya bakal seharian.”

Sistem SIAK War memang sudah sangat melekat setiap akan memulai semester baru di FH UI. “Nah, poin plus-nya sistem war bisa bebas memilih kelas dan bisa nentuin kelas yang sama bareng teman dekat, tetapi minus-nya, ya, kalau kehabisan kuota kelasnya, mau nggak mau harus turun ke plan B, C, dan seterusnya,” ujar Rifqi ketika ditanya perbandingan antara sistem paket dengan SIAK War. Sementara itu, Jessica pribadi lebih memilih SIAK War dibanding sistem paket agar ia dapat menyesuaikan dosen yang lebih sesuai dengan dirinya. “Akan tetapi, yang perlu menjadi concern, semua dosen harus bisa nyampein materi yang sama dan nggak timpang dibanding kelas lain,” lanjut Jessica.

Nah, karena sudah dijelaskan mengenai tips and trick untuk menang SIAK War, kalian dapat mulai mempersiapkan hal-hal yang sudah diperlukan dari sekarang. Hal tersebut mulai dari kelas yang diinginkan, rencana cadangan, hingga perkiraan koneksi internet yang baik. Apalagi dengan desas-desus kuliah yang dilaksanakan secara offline tentunya akan sangat berdampak terhadap perkuliahan kelak.

68 views0 comments

Recent Posts

See All