Tembok FH Resmi Bubar?

Oleh Shafa Salsabila A. dan Naufal Arkanz K.


Aplikasi chatting paling hits di kalangan anak muda, LINE, mengumumkan penutupan salah satu fitur layanannya di Indonesia, yakni OpenChat. Layanan OpenChat akan berhenti beroperasi mulai 20 Juli 2022. Hal tersebut diumumkan melalui situs resmi LINE pada Jumat, 24 Juni 2022 lalu. Mereka juga menambahkan bahwa alasan penutupan ini karena LINE sebagai perusahaan akan berfokus pada area baru teknologi, seperti bisnis teknologi keuangan, Non-Fungible Token (NFT), dan sebagainya.

Salah satu OpenChat yang paling terkenal di kalangan mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Indonesia (FH UI) adalah Tembok FH. OpenChat adalah suatu fitur yang memungkinkan penggunanya berkomunikasi dengan pengguna lainnya secara anonim. Openchat Tembok FH ini seringkali digunakan mahasiswa FH UI untuk berbagi berbagai jenis informasi mulai dari hal-hal akademik hingga permasalahan yang ada di seputaran fakultas. Penutupan fitur OpenChat oleh Line ini akan secara langsung berdampak pada eksistensi Tembok FH yang saat ini memanfaatkan fitur OpenChat tersebut.

Salah satu mahasiswa FH UI angkatan 2021 yang tidak ingin disebutkan identitasnya, sebut saja Mawar, membagikan ceritanya sebagai salah satu member dari OpenChat Tembok FH. Mawar menyebutkan bahwa ia mengetahui adanya OpenChat Tembok FH dari gosip yang beredar lantaran hampir semua orang membicarakan Tembok FH. Sejak saat itu, Mawar mengetahui tentang adanya OpenChat Tembok FH dan resmi menjadi salah satu anggota OpenChat tersebut ketika sedang menjalani masa bimbingan (mabim). Sedangkan salah satu narsum lain yang merupakan mahasiswa FH UI Angkatan 2020, sebut saja Melati, mengetahui OpenChat Tembok FH dari teman-teman dan kakak tingkatnya semasa menjadi mahasiswa baru dan baru bergabung ke dalam OpenChat saat semester dua.

Melati berpendapat bahwa OpenChat Tembok FH merupakan tempat yang menarik karena ia merasa lebih nyaman untuk berkomunikasi secara anonim sehingga lebih leluasa ketika bertanya dalam Openchat tersebut. Sependapat dengan Melati, Mawar pun merasa bahwa OpenChat Tembok FH menyenangkan untuk dibaca dan cukup berguna karena biasanya disana terdapat info-info yang sedang trend di FH UI, baik seputar dosen, mata kuliah, atau hanya membahas gosip-gosip biasa. Terkait dengan ditutupnya OpenChat oleh LINE, kedua narasumber sama-sama terkejut akan bubarnya Tembok FH. “Gue kaget OpenChat Tembok FH ilang, soalnya di sana banyak berita dan seru aja liatnya, tapi kalau ilang juga nggak masalah, sih, soalnya gue nggak pernah aktif ngapa-ngapain di situ.” ujar Mawar.

Melati berpendapat bahwa hal tersebut sangat disayangkan, tetapi ia berharap ada alternatif lain untuk menggantikan OpenChat tersebut. Harapan dari Mawar dan Melati bagi Tembok FH ke depannya adalah info yang dibicarakan di Tembok FH dapat lebih bermanfaat dibandingkan membicarakan sesuatu yang hanya menggiring opini publik.

Akan tetapi, nyatanya Tembok FH tidak benar-benar bubar. Harapan Mawar dan Melati agar Tembok FH berganti alternatif lain ternyata terwujud. Penutupan OpenChat oleh pihak LINE membuat anggota OpenChat Tembok FH berinisiatif untuk membuat Tembok FH di platform lain, yakni Discord. Setiap mahasiswa FH UI tetap bisa berkomunikasi membicarakan hal-hal seperti yang dibicarakan di Tembok FH melalui Discord dengan link yang dikirimkan oleh salah satu anggota. Link Discord Tembok FH pertama telah dikirimkan oleh seorang anggota Tembok FH yang bernama “Syaida”. Meskipun pemindahan Tembok FH ke Discord akan memberikan sedikit perubahan karena fitur yang disediakan oleh OpenChat dan Discord pasti berbeda seperti pengguna dapat memilih untuk tetap anonim atau tidak, tetapi Tembok FH kedepannya hanya akan berganti platform. Eksistensinya masih tetap ada dan fungsinya pun akan selalu sama.

103 views0 comments

Recent Posts

See All